Kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) salah satunya keterampilan berpikir kritis menjadi modal penting yang harus dimiliki peserta didik sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi dan pengaruh globalisasi di era 4.0. Salah satu upaya untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui metode dialog sokratik dan training group (T-Group). Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas metode dialog sokratik dan T-Group dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Batujajar tahun pelajaran 2019-2020. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, non-equivalent control-group design. Teknik pengambilan sampel dengan non probabilitas teknik homogenous sampling pada 162 peserta didik kelas XI IPS SMAN 1 Batujajar. Pengumpulan data menggunakan alat ukur berupa instrumen tes keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukan: (1) profil keterampilan berpikir kritis peserta didik secara umum berada pada kategori sedang; (2) Seluruh aspek keterampilan berpikir kritis mengalami peningkatan nilai yang signifikan dengan perlakuan metode dialog sokratik; (3) Kelas dengan perlakuan T-Group mengalami peningkatan nilai pada setiap aspek keterampilan berpikir kritis akan tetapi peningkatannya tidak signifikan karena peningkatan yang sama juga terjadi pada kelas kontrol; (4) Metode dialog sokratik lebih efektif untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dibandingkan dengan T-Group dan kelas kontrol yang tidak diberikan perlakuan.
Copyrights © 2020