Kemampuan berpikir kreatif dapat dikembangkan dalam proses pembelajaran serta digunakan untuk memecahkan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan model problem based learning dan pembelajaran konvensional pada materi pesawat sederhana. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V se-Kecamatan Sumedang utara pada kelompok papak. SDN Sindang I sebagai kelas eksperimen dan SDN Talun sebagai kelas kontrol. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu soal kemampuan berpikir kreatif, soal hasil belajar, angket, lembar observasi kinerja guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan catatan lapangan. Pembelajaran yang dilaksanakan pada kedua kelas dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil uji beda rata-rata dengan uji Mann Whitney diperoleh sig (1-tailed) sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi α=0,05. Nilai sig 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa lebih baik menggunakan model problem based learning dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata kunci: Model Problem Based Learning, kemampuan berpikir kreatifÂ
Copyrights © 2016