Skeptisme profesional berperan penting bagi auditor dalam mendapatkan informasi guna menjadi bukti audit yang relevan sehingga bisa mendukung opini atas laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris skeptisme profesional sebagai variabel moderasi pengalaman auditor, independensi auditor dan keahlian profesional terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner yang disebar pada auditor di Jakarta. Sampel dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Diperoleh bahwa pengalaman auditor berpengaruh positif terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan, independensi auditor tidak berpengaruh terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan, keahlian profesional berpengaruh negatif terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan. Skeptisme profesional sebagai variabel moderasi memperlemah pengaruh pengalaman auditor terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan, tidak memperkuat maupun memperlemah pengaruh independensi auditor terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan dan memperkuat pengaruh keahlian profesional terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan.
Copyrights © 2020