Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi verba resiprokal bahasa Karo yang terdapat pada 13 sastra lisan Karo berbentuk cerita rakyat (turi-turian). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kulitatif melalui pendekatan Teori Pengikatan (Binding Theory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Karo mengekspresikan verba resiprokal dengan dua cara, yaitu 1) verba resiprokal murni yaitu verba dasar dan adjektiva; dan 2) verba resiprokal turunan secara morfologis melalui tiga jenis konstruksi, yaitu: 1) pembentukan dengan afiksasi yang terdiri atas tujuh konstruksi, yaitu: prefiks er- + kata dasar (N), prefiks er- + kata dasar (N) + suffiks -i, prefiks si- + kata dasar (V) + suffiks -ken, prefiks si- + kata dasar (V, N, A) + suffiks -en, prefiks ni- + kata dasar (N) + suffiks -ken, prefiks en- + kata dasar (N) + suffiks -ken, dan prefiks si- + kata dasar (V) + suffiks -n; 2) pembentukan dengan reduplikasi yang terdiri atas empat konstruksi, yaitu: reduplikasi kata dasar (N), prefiks er- + reduplikasi kata dasar (N), prefiks si- + reduplikasi kata dasar (V), dan prefiks si- + reduplikasi kata dasar (V) + suffiks -en; dan 3) pembentukan dengan komposisi yaitu verba + frasa kata depan.
Copyrights © 2020