Para formandi yang berada pada jenjang formasi dasar berusaha membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih matang dan dewasa dalam hal emosi agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan dalam panggilannya dan membina hubungan yang bermakna dan harmonis dengan orang lain. Untuk mencapai tujuan ini, maka program-program formasi menawarkan salah satu tema kepada para formadi yaitu membangun kecerdasan emosi. Dan kecerdasan emosi diartikan sebagai kemampuan untuk mengenal, menilai, dan mengelola perasaan pribadi. Pada saat yang sama, kecerdasan emosi juga berarti kemampuan untuk memahami dan mengakui emosi orang lain, dan kemampuan untuk mengatur emosi agar bertumbuh dengan lebih baik. Kecerdasan emosi juga termasuk kemampuan untuk memperlancar cara berpikir yang sehat/rasional. Komponen-komponen utama kecerdasan emosi adalah mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan
Copyrights © 2015