Pendahuluan : Pencapaian keikutsertaan posyandu (D/S = Jumlah balita yang ditimbang dibagi Jumlah seluruh balita yang ada didesa tersebut) diposyandu ketapang barat tahun 2017 sebesar 42,3%, target nasional 85%. Dari data tersebut diketahui keikutsertaan posyandu dibawah target. Dan akibatnya tidak terpantaunya tumbuh kembang anak secara maksimal. Maka, penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan dan pekerjaan ibu balita dengan keikutsertaan posyandu (D/S) diposyandu ketapang barat tahun 2018. Metode : Metode penelitian menggunakan desain analitik dengan survei cross sectional , populasi adalah seluruh ibu balita diposyandu ketapang barat tahun 2018 sebanyak 521 orang, pengambilan sampel probability sampling secara systematic random sampling diperoleh sebanyak 227 orang, dengan menggunakan data sekunder : register, KMS, diolah dengan tabel frekwensi, tabulasi silang, dianalisis uji Chi-Square. Hasil : Hasil penelitian diperoleh mayoritas berpendidikan rendah 59,47% (135 orang), mayoritas tidak bekerja 64,76% (147 orang), keikutsertaan posyandu (D/S) yang aktif 61,23%(139 orang), sedangkan tabulasi silang didapatkan berpendidikan tinggi mayoritas aktif dalam keikutsertaan Posyandu (D/S) (72,82%) daripada pendidikan rendah (46,67%), dan analisis uji Chi-Square di dapatkan ?2Hitung > ?2Tabel yaitu 8,76 > 3,84, maka Ho ditolak. Ibu balita yang tidak bekerja mayoritas aktif dalam keikutsertaan posyandu (D/S) (70,74%), dibandingkan dengan bekerja (56,25%), dan analisis uji Chi-Square di dapatkan ?2Hitung > ?2Tabel yaitu 15,89 > 3,84, maka Ho ditolak. Diskusi : ada hubungan pendidikan dan pekerjaan ibu balita dengan keikutsertaan posyandu D/S diposyandu ketapang barat tahun 2018. Oleh karena itu perlu adanya pendekatan, penyuluhan dan motivasi pada ibu balita tentang pentingnya posyandu melalui kunjungan rumah dan musyawarah masyarakat desa
Copyrights © 2019