Indonesia berada diperingkat kedua sebagai penghasil sampah plastik ke laut yang mencapai 187,2 juta ton. Selain itu, ditemukan kejadian luar biasa dengan kematian 21 ekor penyu di Paloh, Kalimantan Barat. Kejadian tersebut merupakan salah satu permasalahan dari materi perubahan lingkungan. Berdasarkan hasil wawancara guru dan siswa di SMA Negeri 1 Jawai, menunjukkan bahwa kurikulum yang digunakan yaitu Kurikulum 2013, dan bahan ajar yang digunakan yaitu buku paket dan lembar kerja siswa. Sedangkan hasil dari wawancara siswa yaitu siswa menyukai materi perubahan lingkungan karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, tetapi belum sepenuhnya diterapkan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan modul reuseable production melalui ecobrick terhadap keterampilan siswa materi pencemaran lingkungan. Efektivitas penggunaan modul ini diukur dengan menggunakan angket respon siswa pada pembuatan proyek. Data yang diperoleh dari hasil nilai keefektivan modul reuseable production melalui ecobrick terhadap keterampilan siswa sebesar 82,5% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul reuseable production melalui ecobrick efektif terhadap keterampilan siswa pada materi pencemaran lingkungan.Kata Kunci: Modul, ecobrick, keterampilan siswa, pencemaran lingkungan
Copyrights © 2020