Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan alih kode dan campur kode antara guru dan siswa SMA Negeri 3 Palopo. Hasil analisis data penelitian yang telah dikemukakan dalam pembahasan yang sebelumnya, dapat diperoleh simpulan bahwa bentuk alih kode dan campur kode sering digunakan guru dan siswa SMA Negeri 3 Palopo dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Siswa dan guru sering melakukan peralihan bahasa dari bahasa Indonesia kebahasa daerah begitu juga sebaliknya. Bentuk alih kode yang ditemukan peneliti di lapangan, yaitu bentuk alih kode intern yang mana terjadi, peralihan dari bahasa Indonesia, kebahasa daerah atau sebaliknya, sedangkan campur kode yang terjadi, yaitu percampuran atau penyisipan kata-kata bahasa daerah kedalam percakapan bahasa Indonesia, baik disengaja atau pun tidak disengaja. Bentuk campur kode yang didapatkan oleh peneliti, yaitu berupa bentuk campur kode kedalam pencampuran bahasa Indonesia dengan bahasa daerah (Tae). Hal ini terjadi karena kebiasaan guru dan siswa menggunakan bahasa daerahnya masing-masing, sehingga tejadinya alih kode dan campur kode dalam percakapan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2018