Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian
Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DIGITAL STORYTELLING KANAL YOUTUBE “Kok Bisa?” DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR

Hikmad Drajat (Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Telkom University)
Hadi Purnama (Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Telkom University)



Article Info

Publish Date
03 Apr 2020

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan seberapa efektifkah penyampaian informasi yang dilakukan kanal “Kok Bisa?” dalam memberikan edukasi tentang berbagai macam pertanyaan yang sulit dijelaskan dan dijelaskan dengan media animasi dan digital storytelling di kanal Youtube. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan paradigma positivistik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan menyebarkan 100 responden yaitu subscriber kanal Youtube “Kok Bisa?”. Hasil penelitian ini adalah regresi linier sederhana sebesar Y = -2,166 + 0,446 X. Selanjutnya analisis korelasi dengan hasil sebesar 0,683 termasuk pada kategori kuat. Pada penelitian ini H0 ditolak dan H1 diterima karena thitung (9.261) > ttabel (1,660) artinya terdapat efektivitas penggunaan digital storytelling dalam pempengaruhi minat belajar. Serta penggunaan digital storytelling memberikan pengaruh sebesar 46.6% terhadap keinginan penonton untuk meningkatkan minat belajar. Sedangkan sisanya sebesar 53.4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak ditelilti dalam penelitian ini. Kata-kata kunci: Digital Storytelling; Kok Bisa?, Minat Belajar; New Media; Youtube Abstract The purpose of this study is to explain how effective the information is carried out by the channel "How come?" in providing education about various kinds of questions that are difficult to explain and explain with animated media and digital storytelling on the YouTube channel. This study uses a quantitative method with a positivistic paradigm. Sampling is done by simple random sampling technique by spreading 100 respondents, namely Youtube channel subscriber “Kok Bisa?”. the results of this study are simple linear regression of Y = -2.166 + 0.446 X. Furthermore the correlation analysis with a result of 0.683 is included in the strong category. In this study H0 was rejected and H1 was accepted because tcount (9,261)> t table (1,660) means that there is effectiveness in the use of digital storytelling in learning interest influences. And the use of digital storytelling has an effect of 46.6% on the desire of the audience to increase interest in learning. While the remaining 53.4% is influenced by other factors that were not examined in this study. Keywords: Digital Storytelling; How come?; Interest in Learning; New Media, Youtube

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JK

Publisher

Subject

Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal komunikasi Universitas Garut diterbitkan bermaksud untuk mengembangkan potensi khususnya bagi dosen ilmu komunikasi Universitas Garut dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang disajikan dalam bentuk tulisan jurnal online. Informasi ini, merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari ...