Kejadian Vulnus Laceratum atau luka akibat benda tumpul sangat sering kita jumpai, halini dapat disebabkan oleh banyaknya terjadi kecelakaan, baik itu kecelakaan kerja maupun kecelakaan di jalanraya. Angka kejadian vulnus laceratum yang terjadi pada tahun 2016 di RSUD Sele Be Solu adalah 374 orang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan efektivitas perawatan vulnus laceratum (lukarobek) menggunakan betadine dan NaCl. Jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan desain quasi eksperimen. Jumlahsampel 20 responden yang dilakukan dengan Sample Random Probability. Analisa penelitian ini menggunakanuji Paired Sample T- Test. Dan hasil dari penelitian ini adalah betadine maupun NaCl tidak ada perbedaan dalam kecepatan penyembuhan vulnu slaceratum (lukarobek).
Copyrights © 2019