Penulisan artikel tentang deiksis persona dan deiksis sosial dalam bahasa Bali ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai deiksis persona dan deiksis sosial dalam bahasa Bali dan mendeskripsikan penggunaan deiksis persona dan deiksis sosial tersebut dalam peristiwa percakapan sehari-hari. Penyajian hasil dalam penulisan artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Maksudnya, paparan hasil disajikan apa adanya sesuai gejala yang diamati secara objektif dan disampaikan secara naratif verbal (tanpa statistik). Sementara itu, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi atau metode simak berbantuan penggunaan catatan lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa nama generik telah menjadi bagian dari deiksis persona. Walaupun nama diri hanya ditujukan kepada pemilik nama tersebut, tetapi tetap dikatakan sebagai deiksis persona. Nama diri mengacu kepada penutur atau petutur dalam konteks tertentu. Tidak menutup kemungkinan bahwa ada nama diri yang sama dimiliki pula oleh orang lain sehingga acuan nama diri tersebut pun akan berubah sesuai konteksnya.
Copyrights © 2012