Revitalisasi : Jurnal Ilmu Manajemen
Vol 4 No 4 (2015): REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCAPAIAN REALISASI KREDIT ACCOUNT OFFICER PD. BPR BANK DAERAH TULUNGAGUNG

Sofiyah Ratnawati (Magister Manajemen Universitas Islam Kadiri)
Sumarji Sumarji (Magister Manajemen Universitas Islam Kadiri)
Imam Baehaqi (Magister Manajemen Universitas Islam Kadiri)



Article Info

Publish Date
18 Jan 2020

Abstract

Account officer merupakan posisi penting yang mengeluarkan kredit pada nasabah. Kredit yang dikeluarkan dapat dipantau dari jumlah realisasi kredit tiap bulan. Mengingat vitalnya posisi AO pada perusahaan, sangat penting untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kinerjanya dalam pencapaian realisasi kredit untuk merumuskan upaya memaksimalkan produktivitas perusahaan. Analisa yang digunakan adalah deskriptif, uji t dan uji F dengan taraf siginifikansi 5%. Seluruhnya menggunakan bantuan program aplikasi SPSS 16 for Windows. Hasilnya adalah 25% memiliki tingkat pencapaian realisasi kredit rendah, 56,25 % termasuk kategori sedang dan 18,75% termasuk kategori tinggi. Hasil uji t variable status kepegawaian menunjukan bahwa status kepegawaian berpengaruh signifikan terhadap realisasi kredit secara parsial. Variabel masa kerja tidak berpengaruh terhadap realisasi kredit secara parsial. Variabel tingkat pendidikan berpengaruh terhadap realisasi kredit secara parsial. Dalam uji asumsi untuk tiga variable independen dan 1 variabel dependen terjadi multikolinieritas sehingga tidak dapat diuji regresi. Jadi status kepegawaian, tingkat pendidikan dan masa kerja tidak berpengaruh secara simultan terhadap realisasi kredit

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

Revitalisasi

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal REVITALISASI mulai tahun 2019 terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember, jurnal ini dimaksudkan sebagai sarana publikasi karya ilmiah para pakar, peneliti dan ahli dalam bidang yang terkait dengan masalah ...