Humaniora
Vol 18, No 1 (2006)

THE IDEOLOGY OF KAMPUNG : A PRELIMINARY RESEARCH ON COASTAL CITY SEMARANG

Arief Akhyat (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2012

Abstract

Kampung di perkotaan seringkali dilihat sebagai fenomena sebuah komunitas yang terisolir, marjinal, dan ekslusif. Stereotipe ini muncul karena kebijakan kolonial sehingga penulisan sejarah kota sering hanya dilihat pada komunitas yang memiliki akses ekonomi, politik, dan sosial budaya langsung pada pemerintah kolonial. Komunitas kampung, yang pembentukannya memiliki sejarah yang panjang, hampir tidak dilihat sebagai bagian dari sejarah kota. Pada beberapa dekade awal abad XX, kampung di Semarang menjadi fenomena yang menarik, bukan karena semata-mata pemerintah kolonial mulai memperhatikan status dan kondisi komunitas ini, tetapi secara mengejutkan justru hampir semua persoalan perkotaan, baik sosial, ekonomi, kesehatan, tata ruang kota maupun munculnya radikalisasi justru memiliki keterkaitan dengan komunitas kampung di perkotaan. Beberapa faktor penting yang mempengaruhi adalah proses urbanisasi, industrialisas, dan eksplorasi sosial-ekonomi di perkotaan melalui kebijakan perburuhan.

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

jurnal-humaniora

Publisher

Subject

Humanities

Description

Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of ...