Humaniora
No 4 (1997)

Memasuki Dunia Imajiner: Soal Sastra Mutakhir dan Kritiknya

Faruk Faruk (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 May 2013

Abstract

Sastra Indonesia di awal perkembangannya dapat digolongkan sebagai sastra yang terus-menerus merepresentasikan hasrat-hasrat manusiaakan sebuah dunia lain, dunia yang dibayangkan sebagai sebuah situasi dan kondisi sorgawi, yang memungkinkan orang memperoleh kesenangan dan kebahagiaan yang sejati, sempurna, lengkap. Sebaliknya, dunia ini, kehidupan di sini dan kini dipahami sebagai kehidupan yang hanya berisi penderitaan meskipun mengandung harapan. Itulah sebabnya, karya-karya sastra Indonesia yang awal itu dapat pula disebut sebagai karya-karya realisme idealistis meski sering disebut hanya sebagai karya-karyaromantik (lihat Faruk 1994).

Copyrights © 1997






Journal Info

Abbrev

jurnal-humaniora

Publisher

Subject

Humanities

Description

Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of ...