Dewasa ini merokok telah diketahui kaitannnya dengan penyakit paru-paru, jantung, darah tinggi dan berbagai infeksi saluran pernafasan (Maseroni, 1987:8; Kompes, 1990: I+XI). Penyakit kronis dan kematian akibat tembakau biasanya baru terbukti dua atau tiga dasawarsa sejak kebiasaan itu dilakukan, dan merokok merupakan kebiasaan individual (Kompas, 1990: I + XI; Suwaadi, 1988 : IV). Oleh karena itu, sadar atau tidak sadar seseorang tetap me1akukan hal itu meskipun di antaramereka ada yang telah paham akibat dan tindakannya itu. Studi ini mengungkap beberapa perumusan masalah, meliputi prevalensi merokok, latar belakang kebiasaan merokok, pengetahuan mereka tentang bahayanya orang merokok dan sikap mereka terhadap kampanye "No Smoking". Penelitian ini dilaksanakan dengan harapan hasil temuan ini untuk bahan pertimbangan dalam rangka kampanye "No smoking" yang dilancarkan oleh pemerintah, terutama Deprtemen Kesehatan Republik Indonesia untuk menurunkan atau menghilangkan kebiasaan merokok di kalangan masyrakat.
Copyrights © 1994