Banyak istilah kebahasaan dalam teori linguistik tradisional behasa Jawa yang jika istilah itu diterapkan untuk menganalisa suatu objek kebahasaan akan menimbulkan banyak permasalahan. Istilah yang merupakan seperangkat teori yang semestinya dapat dipakai untuk menganalisis data bahasa atau dapat diterapkan untuk membantu dalam pengajaran babasa marah menyulitkan bagi pemakainya. lstilah-istilah itu sudah tidak sesuai dengan perkembangan linguistik dewasa ini.Kerangka teori dengan seperangkat istilah-istilahnya akan memberikan arah dalam pelaksanaan penelitian. Teori akanmenentukan suatu hasil penelitian. Dengan teori yangberbeda, hasil penelitian akan berbeda. Dalam banyak buku tata bahasa tradisional bahasa Jawa terdapat istilah morfemisyang bila diterapkan untuk menganalisis kata justru membingungkan dan banyak menimbulkan masalah.
Copyrights © 1998