ABSTRAKRetensio plasenta adalah belum lepasnya plasenta dengan melebihi waktu setengah jam setelah lahirnya bayi. Retensio plasenta lebih banyak terjadi pada kehamilan dengan paritas tinggi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas ibu bersalin dengan kejadian retensio plasenta di RSUDHAMSKisaran Tahun 2019.Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari status rekam medik ibu yang melahirkan dengan retensio plasenta di RSUDHAMS Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif korelasional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu melahirkan yang mengalami retensio plasenta di RSUDHAMS Tahun 2019 yang berjumlah 25 responden dengan tekhnik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian didapatkan jumlah yang mengalami retensio plasenta 25 kasus dalam satu tahun, dengan mayoritas paritas 2 (40.0%).Analisis statistik dengan regresi sederhanamenunjukkan terdapat hubungan antara paritas dan kejadian retensio dengan nilaiỶ = 2 + 0,79 (25), diperoleh hasil 21,8 ibu berparitas dua dengan kejadian retensio plasenta. Kesimpulan penelitian iniadalah terdapat hubungan positif paritas ibu bersalin dengan kejadian retensio plasenta di RSUDHAMS tahun 2019. Kata Kunci                 : Paritas, Retensio Plasenta
Copyrights © 2020