Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bentuk interaksi siswa suku Jawa dan Bali di SMA Negeri 1 Sukamaju Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara. 2) Faktor pendorong dan penghambat terjadinya interaksi antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat) di SMA Negeri 1 Sukamaju Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah informan adalah sebanyak 15 orang. Adapun kriteria informan, yaitu: Siswa suku Jawa yang berasal dari desa Katulungan, siswa suku Bali yang berasal dari desa Sukadamai, dan siswa suku Bugis Luwu yang berasal dari desa Kaluku. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan deskriptif kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan teknik member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk interaksi yang terjalin antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat) adalah kerjasama, persaingan, kontravensi dan konflik. 2) Faktor pendorong terjadinya interaksi antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat) adalah terjadinya kontak sosial yang baik antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat), dan adanya kepentingan-kepentingan yang sama. Adapula faktor penghambat terjadinya interaksi antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat), yaitu komunikasi dari segi bahasa yang digunakan, dan stereotype atau pemberian label. Kata Kunci: Interaksi Sosial, Siswa uku Jawa dan Bali, Siswa suku Bugis Luwu
Copyrights © 2016