Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji tentang peran identifikasi kolektif terhadap kesediaan memberi kritik pada kelompok dimana kita menjadi anggotanya (ingroup criticism). Kelompok yang menjadi partisipan penelitian ini adalah salah satu kelompok suporter sepakbola dengan kohasivitas kelompok yang tinggi dan termasuk dalam lima kelompok suporter yang memiliki jumlah anggota paling banyak di Indonesia. Partisipan penelitian ini berjumlah 37 orang laki-laki dengan rentang usia antara 17-42 tahun (M = 23,81, SD = 6,21), yang merupakan anggota kelompok suporter klub bola X. Analisis regresi dilakukan dua kali; pertama regresi antara skor identifikasi kolektif (total) terhadap ingroup criticismyang dilihat dari jumlah kritik yang dituliskan oleh partisipan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh identifikasi kolektif terhadap ingroup criticism. Analisis regresi setiap aspek identifikasi kolektif terhadap ingroup criticismenunjukkan hasil yang signifikan pada aspek satisfaction,centrality, dan individual self-stereotyping. Sedangkan untuk aspek solidarity dan ingroup homogeneity tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ingroup criticism.
Copyrights © 2018