Seiring bertambahnya usia timbul perubahan-perubahan sebagai akibat proses menua yang meliputi perubahan fisiologis, kognitif, dan psikososial. Perubahan ini menyebabkan lanjut usia menjadi rawan terhadap berbagai masalah kesehatan. Disamping itu kualitas hidup penduduk yang masih tergolong rendah meyebabkan ketidakberdayaan dalam pemeliharaan kesehatan lanjut usia, sehingga pola pengasuhan panti merupakan upaya alternatif dalam pengasuhan terhadap lanjut usia. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui seberapa besar kontribusi pola pengasuhan panti terhadap penurunan status depresi lanjut usia; (2) mengetahui seberapa besar kontribusi pola pengasuhan panti terhadap peningkatan status gizi lanjut usia. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui metode wawancara, kuesioner, observasi, dan pengukuran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pola pengasuhan panti melalui pemenuhan nutrisi, interaksi sosial, dan aktivitas pemenuhan kebutuhan dasar secara bersama-sama menurunkan status depresi lanjut usia secara bermakna sebesar 39,8% (p
Copyrights © 2015