Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial
Vol 7, No 2 (2016)

Telaah Kecerdasan Moral Remaja Melalui Moral Competency Inventory (Studi pada Pelajar di Bali)

Winurini, Sulis (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 May 2019

Abstract

Moral intelligence is considered as primary intelligence because it directs other intelligence to do something useful and valuable. Lennick and Kiel is one of who developed the concept of moral intelligence and created Moral Competency Inventory (MCI). MCI was originally intended to measure morality within the scope of the organization, but many studies using MCI to measure the morality of teenagers. In Indonesia, the use of MCI against teenagers have not seen, especially the adaptation. The questions in this research is how the test results of MCI instruments is and how is the measurements result against teenagers. To answer this question, quantitative methods research, ie by testing the validity and reliability of MCI through statistical formulas. Research conducted on 143 adolescents in Bali with a background in Islamic education. The results show that the MCI valid and reliable with an alpha coefficient of 0.894. In general, respondents have moral intelligence level average. Only a small proportion of respondents who have a very high level of moral intelligence and, conversely, low. Judging from sex, each has a moral intelligence level is average, as do when seen from their age and origin of school.  Kecerdasan moral dianggap sebagai kecerdasan utama karena mengarahkan kecerdasan lainnya untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai. Lennick dan Kiel adalah salah satu yang mengembangkan konsep kecerdasan moral dan menciptakan Moral Competency Inventory (MCI). Pada awalnya MCI ditujukan untuk mengukur moralitas dalam lingkup organisasi, namun banyak penelitian menggunakan MCI untuk mengukur moralitas terhadap remaja. Di Indonesia, penggunaan MCI terhadap remaja belum terlihat, terlebih adaptasinya. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimana hasil uji coba instrumen MCI dan bagaimana hasil pengukurannya terhadap remaja. Untuk menjawab pertanyaan ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif, yaitu dengan menguji kesahihan dan keterandalan MCI melalui rumus statistika. Penelitian dilakukan terhadap 143 remaja di Bali dengan latar belakang pendidikan Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa MCI valid dan reliabel dengan koefisien alpha sebesar 0.894. Pada umumnya responden memiliki level kecerdasan moral rata-rata. Hanya sebagian kecil responden yang memiliki level kecerdasan moral sangat tinggi dan, sebaliknya, rendah. Ditinjau dari jenis kelamin, masing-masing memiliki level kecerdasan moral rata-rata, begitupun halnya apabila dilihat dari usia dan asal sekolah.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

aspirasi

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Jurnal Aspirasi is a journal on social issues publishing articles from parliamentary perspectives, covering both library and field studies. The journal puts emphasis on aspects related to social issues in Indonesian context with special reference to sociology, psychology, education, environment, ...