Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran motivasi belajar siswa yang mengalami broken home pada siswa-siswi SMP Negeri 1 Arjasari. Terjadinya broken home pada siswa akan sangat berpengaruh bagi motivasi belajarnya. Ini dikarenakan banyak sekali siswa yang malas untuk belajar, bahkan melakukan hal kecil seperti membuka kembali pelajaran yang sudah dipelajari sudah jarang sekali dilakukan oleh siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bersifat studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima siswa SMP Negeri 1 Arjasari memiliki motivasi belajar yang tinggi, namun satu dari ke enam siswa memiliki motivasi yang rendah dalam belajar.
Copyrights © 2019