Jurnal Penelitian Keislaman
Vol. 16 No. 1 (2020): Kajian Keislaman Kontemporer

Penanaman Nilai Pendidikan dalam Budaya Masyarakat Gunung Bongak

Erlan Muliadi (UIN Mataram)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2020

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang nilai budaya lokal yang masih eksis dijadikan sebagai proses edukasi dalam melestarikan budaya lokal desa tumpak. Kedua, cara atau model yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam mempertahankan dan melestarikan budaya lokal desa tumpak. Metode penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif dan pendeketaan antropologi budaya. Dengan metode dan pendekatan yang penulis gunakan beberapa temuan masih eksis di dusun bongak desa tumpak diantaranya: Budaya Perkawinan (Midang, mereweh, Melaiq-merariq, sejati-selabar, embait wali dan nagih), Budaya Merayakan Hari Besar Islam, Budaya Lokal Acara Selametan kematian (betangi), Budaya Begarap, Budaya Persik Gubuk, Budaya larangan Menonton Televisi Pada Anak dan Budaya dalam Pribahasa Agama betakaq adat. Dari budaya-budaya yang ekssis tersebut sarat akan nilai-nilai kekeluargaan, kebersamaan persaudaraan, nilai saling menghargai, nilai menghormati, nilai tanggung jawab, nilai moral atau akhlak, nilai toleransi, nilai Acceptance (penerimaan), nilai kemandirian dan sikap ketidak tergantungan, Nonviolence (sikap tidak melakukan kekerasan). Nilai Courteos sikap empati terhadap orang lain dan ditunjukkan dengan spontan. Title: Investment of Education Values In Bunak Mountain Culture The purpose of this study is to describe the local cultural values that still exist as a process of education in preserving the local culture of the village of tumpak. Second, the method or type accepted by the local community in maintaining and preserving the local culture of the village of tumpak. This research method is a qualitative research method and cultural anthropology approach. With the method and approach that the author uses, some findings still exist in the village of Bongak, which includes: Marriage Culture (Midang, Mereweh, Melaiq-merariq, sejati-selabar, embait wali, and nagih), Culture Celebrating Islamic Holidays, Local Culture Selametan (celebrate) death event (Betangi), Begarap Culture, persik Huts Culture, Culture prohibition of Watching Television on Children and Culture in Religious Proverbs betakaq adat. From the existing cultures are full of family preferences, society affection, the importance of mutual respect, conditions of respect, values of responsibility, ethical or moral values, values of tolerance, values of acceptance, values of independence and attitude of independence, nonviolence (attitude of non-violence). Courteous values empathy towards others and is shown spontaneously.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jpk

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences Other

Description

JPK: Jurnal Penelitian Keislaman (p-ISSN 2580-9652, e-ISSN 1829-6491) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang dikelola dan diterbitkan Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmuah Universitas Islam Negeri (UIN ) Mataram. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali setahun, yakni pada bulan Juni ...