ABSTRAKAlqur’an merupakan kitab mukjizat yang mempunyai berbagai kemukjizatan, antara lain bersifat kekal, tidak ada yang mampu menandinginya, baik dari segi susunan kata, gaya bahasa maupun dari keindahan, syariat, filsafat, ilmu pengetahuan, dan perumpamaan-perumpamaan yang dikandungnya. Alqur’an senantiasa sesuai dengan situasi dan kondisi yang berlaku dan dipakai sebagai pedoman hidup manusia sepanjang zaman. Di antara isi kandunngannya memuat dan menjelaskan tentang laki-laki dan perempuan. Alqur’an mengakui adanya perbedaan juga kesetaraan dalam hubungan antara laki-laki dan perermpuan. Secara biologis bahwa laki-laki dan perempuan berbeda, namun keduanya diakui Alqur’an sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. Paper ini mencoba untuk mengungkap konsep kesetaraan dan keadilan gender perspektif Alqur’an, melalui kajian pustaka yang berkaitan dengan kesetaraan dan keadilan gender makalah/paper ini diuraikan. Ajaran Islam dalam penjelasan Alqur’an memandang bahwa hubungan antara perempuan dan laki-laki adalah setara, baik sebagai hamba Allah, sebagai khalifah di bumi, sebagai hamba yang mempunyai tanggung jawab, dan berpotensi meraih prestasi. Perempuan dalam paradigma ini memiliki seluruh potensi kemanusiaan sebagaimana yang dimiliki laki-laki. Keadilan bagi perempuan mutlak dimaknai kembali sejalan dengan prinsip kemanusiaan, karena keadilan sendiri adalah kemanusiaan. Kata kunci: kesetaraan, keadilan, gender, kemanusiaan
Copyrights © 2017