Tujuan penelitian ini adalah adalah melakukan penelusuran identifikasi kebudayaan lokal (Balia) di Sulawesi Tengah sebagai gerakan yang memberikan manfaat bagi kesehatan (gerakan fisik) yang menjadi kajian pembelajaran sejarah lokal di Sulawesi Tengah. Metode Penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian sejarah yaitu mengkaji peristiwa masa lalu sebagai bagian kajian ilmu sejarah yaitu melalui tahapan: heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa identifikasi gerakan fisik pada budaya Balia ditemukan pada gerakan notaro sebagai wujud ungkapan untuk memotivasi pasien yang sedang di obati agar sembuh dari sakitnya. Kesimpulan bahwa gerakan fisik melalui kebudayaan Balia yaitu notaro merupakan kajian dalam proses pembelajaran sejarah lokal yang akan diwariskan melalui proses pembelajaran
Copyrights © 2020