JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa
Vol 2, No 1 (2020): JURNAL TUAH : Pendidikan dan Pengajaran Bahasa

DERIVASI GENERATIF PADA NOMINA BAHASA BAHASA BUGIS: SEBUAH BENANG MERAH PADA BAHASA MELAYU

Kusumanegara, Afdhal (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2020

Abstract

Dalam bahasa Bugis, kelas kata nomina dapat berasal dari hasil penyesuaian bentuk turunan yakni melalui proses afiksasi secara derivatif. Sifat derivatif tersebut memiliki kaidah pembentukan kata sebagaimana yang terdapat dalam bahasa serumpun. Meskipun pembentukan nomina dalam bahasa Bugis memiliki kaidah pembentukan kata, namun proses tersebut memiliki ciri tertentu. Modifikasi model kerja proses pembentukan kata Halle (1973) dan Aronoff (1994) digunakan untuk melihat pola pembentukan nomina secara derivatif dalam bahasa Bugis. Analisis tersebut terdiri atas 5 tahap; 1) bentukan kata/daftar morfem (DM), 2) kaidah pembentukan kata (KPK), 3) kaidah penyesuaian/saringan (KP/S), (4) kaidah lanjutan (KL), dan 5) hasil/kamus (H/K). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perilaku kosakata atau hasil afiksasi dalam bahasa Bugis yang tidak mencapai lima tahap pembentukan kata atau tidak dimasukkan/digunakan secara lazim dalam bahasa Bugis. Hal tersebut memberikan aspek kesemestaan terhadap bahasa Melayu yang memiliki ciri morfologis serupa.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JTUAH

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa merupakan jurnal yang di kelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau. Jurnal ini sebagai tempat atau wadah untuk publikasi artikel ilmiah, baik berupa hasil penelitian maupun ...