Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan nilai-nilai pembelajaran yang terkadung dalam tradisi puah manus masyarakat suku Timor, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif etnografis dengan subyek penelitian terdiri dari tokoh adat dan masyarakat suku Timor, Nusa Tenggara Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Keabsahan data penelitian menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puah manus sebagai tradisi turun temurun mengandung nilai-nilai pembelajaran informal dan non formal bagi masyarakat suku Timor, Nusa Tenggara Timur. Nilai-nilai pembelajaran tersebut antara lain 1) belajar menghargai orang lain melalui kebiasaan menyambut tamu dengan menyuguhkan puah manus; 2) belajar bertutur kata yang baik dan bersikap sopan santun saat berbicara dengan orang lain melalui kebiasaan menyuguhkan puah manus sebagai “alas mulut”; 3) belajar mempererat ikatan tali persaudaraan tanpa mengenal adanya perbedaan melalui kebiasaan mamah puah manus (mengunyah sirih pinang); 4) belajar memecahkan masalah melalui tradisi puah manus. Kata kunci: puah manus, suku Timor
Copyrights © 2020