Bangunan membutuhkan distribusi pencahayaan alami yang memadai untuk kenyamanan visual dan produktivitas sehari-hari. Terkait dengan kondisi langit dan lingkungan di daerah tropis lembab maka dibutuhkan distribusi pencahayaan alami dengan menggunakan nilai illuminance dan daylight factor (DF) untuk melihat performa ruang dalam bangunan. Namun sering timbul permasalahan pada bangunan seperti pengaruh dimensi, bahan, orientasi bukaan, overhang, dan obstruction. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi lingkungan dan kinerja pencahayaan alami dalam bangunan Eco House. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metoda studi lapangan, yaitu melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur dan hasilnya disesuaikan dengan standar kenyamanan visual untuk ruang kerja. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa nilai iluminan berada dibawah standar pencahayaan alami (SNI 03-2396-2001) dan nilai daylight factor pada tiap ruang tidak seragam. Nilai daylight factor yang didapatkan pada tiap ruang berbeda-beda karena pengaruh dari reflektan interior seperti penggunaan bahan, material dan warna yang diterapkan.
Copyrights © 2014