Penelitian ini berjudul “Tingkat Keterancaman dan Kepunahan Bahasa Gayo” Permasalahan dalam penelitian berkenaan dengan keterancaman dan kepunahan bahasa Gayo karena penutur bahasa Gayo mulai beralih kepada bahasa lain yang lebih luas daya jangkau komunikasinya (language of wider communicaion) yang dapat menggantikan bahasa itu dalam berbagai ranah (domain) penggunaan bahasa untuk mencapai peluang sosial dan ekonomi yang lebih luas. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat Gayo Lues, Blangkejeren sebagai penutur bahasa Gayo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Gayo yang dituturkan oleh masyarakat Gayo Lues, Blangkejeren telah berada dalam kategori Bahasa yang mulai terancam (disappearing) punah disebabkan oleh bahasa Gayo jika diamati, jumlah penuturnya menyusut dari generasi ke generasi, ranah pemakaiannya terbatas, dan ranah pemakaiannya terutama di rumah tangga mulai digantikan oleh bahasa lain dengan daya komunikasi yang lebih luas.
Copyrights © 2016