Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah tempurung kelapa sebagai bahan pengisi alternative vulkanisat karet. Peningkatan karakteristik vulkanisat karet yang dihasilkan, dilakukan dengan cara menambahkan bahan penghubung maleated natural rubber (MNR) yang akan berperan sebagai material penghubung, antara bahan pengisi arang tempurung kelapa yang bersifat polar dan karet alam yang non polar. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium dengan faktor perlakuan perbandingan jumlah bahan pengisi arang aktif tempurung kelapa (ATK) dan carbon black (CB) 0/45; 22,5/22,5; 45/0 phr dan waktu penyimpanan 1 hari, 2 hari, dan 3 hari, pengulangan setiap perlakuan sebanyak 3 (tiga) kali. Karakteristik arang tempurung kelapa yang diamati kadar karbon terikat hasil aktivasi arang aktif tempurung kelapa dan perubahan sifat mekanik vulkanisat karet meliputi kekerasan, tegangan putus dan perpanjangan putus diamati sebelum dan sesudah pengusangan. Kadar karbon terikat hasil penelitian ini sebesar 80%, sesuai dengan standar SNI 06-3730-1995, kualitas arang aktif minimal 65%. Nilai kekerasan, tegangan putus, dan perpanjangan putus, tidak mengalami perubahan signifikan sebelum dan sesudah pengusangan dengan penambahan maleated natural rubber (MNR).
Copyrights © 2020