Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematik siswa.Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 24 Konawe Selatan dan dipilih 3 kelas paralel dengan jumlah 68 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa lembar observasi dan tes kemampuan komunikasi matematik berbentuk tes uraian. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan: (1) Kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VII SMP Negeri 24 Konawe Selatan dengan menggunakan model pembelajarantipe Jigsaw pada materi Segiempat mempunyai tingkat penguasaankategori kurang, cukup, baik dan sangat baik, (2) Kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VII SMP Negeri 24 Konawe Selatandengan menggunakan pembelajaran konvensional pada materi Segiempat mempunyai penguasaan kategori sangat kurang, kurang, cukup, baik dan sangat baik.
Copyrights © 2020