Kecamatan Kedungkandang merupakan salah satu kecamatan di Kota Malang yang mengalami peningkatan kasus pernikahan usia dini dan menduduki peringkat kedua jumlah pernikahan usia kurang dari 20 tahun di Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap siswa dengan perilaku berisiko terjadinya pernikahan usia dini. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA dan SMK Wisnuwardhana. Terdapat sebanyak 107 sampel yang ditentukan menggunakan teknik pencuplikan acak sederhana. Analisis data menggunakan uji chi-square. Penelitian ini didapatkan hasil bahwa sebagian besar siswa mempunyai pengetahuan yang tinggi (61,7 persen), sikap tidak mendukung (52,3 persen) dan perilaku tidak berisiko terjadinya pernikahan usia dini (57,9 persen). Hasil analisis didapatkan hasil bahwa sikap berhubungan dengan perilaku yang berisiko pernikahan usia dini.
Copyrights © 2020