Visipena
Vol 3 No 1 (2012)

KENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI TUTOR PAUD DALAM MENYUSUN RENCANA PEMBELAJARAN DI KECAMATAN JANTHO ACEH BESAR

Lina Amelia (STKIP Bina Bangsa Getsempena)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2012

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan yang menunjukkan masih terkendalanya penyusunan rencana pembelajaran PAUD oleh tutor di Kecamatan Janto Aceh Besar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang kendala-kendala yang dihadapi tutor PAUD dalam menyusun rencana pembelajaran, khususnya di Kecamatan Jantodilihat dari segi: (1) acuan kurikulum PAUD, (2) pengembangan materi pembelajaran PAUD, (3) sistematika menyusun perencanaan PAUD. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Lembaga PAUD yang ada di daerah Kecamatan Janto Aceh Besar. Dan informan dari penelitian ini adalah tutor dari beberapa lembaga PAUD. Cara pengambilan datanya yaitu dengan teknik snowball sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara dan pengolahan data menggunakan teknik analisis data secara deskriptif dengan lebih menekankan pada interpretasi kualitatif dengan tujuan untuk mencapai pengertian dan untuk mendapatkan informasi yang lebih memadai dari informan. Berdasarkan temuan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam menyusun rencana pembelajaran di Kecamatan Janto yang dilihat dari segi: (1) acuan kurikulum PAUD, tutor terkendala pada acuan kurikulumnya yang belum baku dan pada pemahaman guru terhadap acuan kurikulum tersebut (2) Dalam pengembangan materi pembelajaran di PAUD, tutor terkendala pada masih rendahnya wawasan tutor, dalam memilih dan menentukan jenis kegiatan pembelajaran, memilih media dan sumber belajar, menentukan metode pembelajaran, pengelompokan anak sesuai umur, dalam memvariasikan jenis kegiatan dan pengaturan anak saat kegiatan berlangsung (3) Dalam sistematika menyusun perencanaan pembelajaran di PAUD, tutor terkendala pada keterbatasan wawasan dan pola pikir tutor dan format pembuatan rencana pembelajaran yang masih rancu bagi tutor. Untuk itu disarankan pada tutor untuk mau menambah wawasan dan mengubah pola pikirnya dalam menyusun rencana pembelajaran untuk anak agar pertumbuhan dan perkembangan anak tetap dapat difasilitasi dengan baik. Selain itu juga diharapkan adanya kerjasama HIMPAUDI, penilik PAUD kecamatan dan pihak dinas pendidikan yang berwenang di bidang PAUD untuk mencari jalan alternatif dalam mengatasi kebingungan tutor dalam menyusun rencana pembelajaran untuk anak.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

visipena

Publisher

Subject

Education

Description

Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is ...