Pharmasipha
Vol 4, No 1 (2020): Maret

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK AIR BIJI HABBATUSSAUDA’ (Nigella sativa)

Yulian Catur Rini (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Darussalam Gontor)
Fitria Susilowati (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Darussalam Gontor)
Andi Sri Suriati Amal (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Darussalam Gontor)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2020

Abstract

Biji Habbatussauda’ (Nigella sativa) diketahui mengandung antioksidan yang dapat mengurangi aktivitas radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan senyawa polar dari ekstrak etanol dan air. Penelitian ini dilakukan dengan membuat ekstrak pelarut etanol 96% dengan metode maserasi dan pelarut air dengan pengeringan ekstrak yang diuapkan dengan freeze dry. Uji fitokimia yang dilakukan meliputi 5 golongan senyawa yaitu terpenoid, saponin, tanin, alkaloid dan flavonoid. Pengujian antioksidan pada keduanya menggunakan kontrol positif berupa asam askorbat (vitamin C) dengan konsentrasi 0,1; 0,2; 0,3; 0,4 dan 0,5 ppm. Blanko yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPPH 0,1 mM. Pengujian dilakukan dengan mereaksikan 1 ml sampel dan 1 ml DPPH dengan menggunakan operating time selama 30 menit untuk diukur absorbansinya dengan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Data yang diperoleh dihitung untuk mengetahui nilai IC50 dari masing-masing sampel sehingga diketahui hasil perbandingan dari keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian fitokimia ekstraksi dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 96 % dari pengujian fitokimia adalah positif pada terpenoid, saponin, tanin, alkaloid, flavonoid sedang ekstraksi dengan freeze dry menggunakan pelarut air negatif pada terpenoid dan positif pada saponin tanin alkaloid serta flavonoid. Dari penelitian memiliki hasil dimana ekstrak dengan metode maserasi dengan pelarut etanol memiliki nilai IC50 4,402 sedang ekstrak yang diuapkan dengan freeze dry memiliki nilai IC50 4,277. Hingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak air memiliki aktivitas antioksidan yang lebih besar dibanding ekstrak etanol yang mana keduanya termasuk ke dalam kategori antioksidan bersifat sangat kuat karena kurang dari 50 ppm.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

pharmasipha

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Clinical Pharmacy; Biology Pharmacy; Natural Product Pharmacy; Drug, food and cosmetics analysis; Chemistry Pharmacy; and Islamization of ...