Infeksi dengue masih merupakan masalah kesehatan global. Angka insidensi dari tahun ke tahun belum mengalami penurunan. Angka kematian dari penderita cukup tinggi dan salah satu sebabnya adalah keterlambatan dalam penanganan penderita. Pemeriksaan laboratorium sangat dibutuhkan dalam menegakkan diagnosis dini penderita suspek dengue. Antigen non struktural 1 (NS1) dianggap sensitif spesifik bereaksi dengan virus dengue sehingga dapat mendeteksi keberadaan virus ini pada awal infeksi (suspek). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil NS1 pada penderita suspek dengue. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dari pasien yang diduga terinfeksi virus dengue. Tanda-tanda virus dengue diperoleh dari catatan medis yang berupa masa demam dan hasil Rumple Leed (RL) dari RS Roemani, hasil NS1 diperoleh dari pemeriksaan laboratorium. Hasil pnelitian menunjukkan dari 30 pasien yang suspek dengue dengan gejala demam 0-2 hari terdapat 14 orang, RL positif 3, NS1 positif 5. Gejala demam 3-4 hari terdapat 15 orang, 1 RL positif dan 1 NS1 positif. Gejala demem 5-7 hari terdapat 1 orang dengan hasil NS1 negatif. Simpulan bahwa tidak semua suspek dengue di RS Roemani didapatkan NS1 positif. Gejala demam 0-2 hari 35%, demam 3-4 hari 6,6%, demam 5-7 hari 0%.
Copyrights © 2020