Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana
Vol 26, No 1 (2020): Volume 26 Nomor 1 Tahun 2020

ANALISIS KONSEP DAN LOGIKA KEBAHASAAN FIKSI ANAK

Dadan Suwarna (Unknown)
Dedi Yusar (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2020

Abstract

      AbstractKid’s fiction is written in a various way. It is not only how to make, but to whom it tells. The difficult thing to create is how to see deeply in meaning. Writer has to feel involved in the case, it means that meaningful is part of the creation to write. It is not easy to combine to mix the structure and also the content, but there is the reason why a writer has to see them.Key Words: kid’s fiction, meaning and content.AbstrakFiksi anak ditulis dalam aneka bentuk, dari dongeng hingga novel. Pilihan tulisan ditentukan berdasarkan sasaran, yaitu anak sebagai objek. Akan tetapi, pencerita yang pada mulanya adalah anonim  karena tidak menyertakan unsur nama pengarang, kemudan dalam perkembangannya menjadi fiksi yang subjektif karena ditulis oleh perseorangan yang bahkan memiliki royalti kepemilikan suatu karya.Kemasan, termasuk persoalan ihwal sastra anak yang menyangkut kepantasan  dan kelayakan. Akar masalah dalam melihat mereka sebagai objek tidak dengan sendirinya ditempatkan dalam proporsi ideal dan penuh harapan, setidaknya dari sisi moral. Kata Kunci: bahasa, fiksi anak, bahasa, dan penceritaan

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

wahana

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Media Bahasa, Sastra dan Budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Sosial ilmu dan Budaya Universitas Pakuan dengan E-ISSN 2622-4356. Jurnal ini memuat makalah, pemikiran kritis, gagasan ilmiah, dan hasil penelitian pada bidang bahasa, sastra, budaya, komunikasi dan seni dalam bentuk artikel ilmiah dari ...