Penyakit infeksi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat Indonesia yang sering terjadi terutama di Negara berkembang. Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi. Tingginya insiden penyakit infeksi mengakibatkan tingginya penggunaan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat akan menyebabkan timbulnya resistensi antibiotik. Saat ini banyak Masyarakat yang mendapatkan Anttibiotik tanpa resep Dokter dan tidak mendapatkan informasi yang cukup mengenai cara penggunaan Antibiotik yang tepat untuk pengobatan, sehingga menyebabkan tingginya kejadian resistensi Antibiotik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan obat antibiotik pada Masyarakat yang tinggal di daerah suburban. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian cross sectional study analytic dengan subjek 50 orang yang diambil secara simple random sampling di Puskesmas Babakan Madang Kabupaten Bogor. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan chi square. Kuesioner yang digunakan telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Kuesioner terdiri dari pertanyaan terkait dengan penggunaan obat antibiotik. Hasil uji statistik chi square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pekerjaan dan jenis kelamin dengan pengetahuan penggunaan antibiotik (p 0,05) dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia dan Pendidikan dengan pengetahuan penggunaan antibiotik (p 0,05).
Copyrights © 2020