PISA menyatakan bahwa Indonesia masih tergolong rendah dalam penguasaan materi. Karena sifat matematika yang dianggap sulit oleh sebagian besar siswa dan menimbulkan rasa cemas pada saat berhadapan dengan matematika, baik dalam pembelajaran atau dalam menghadapi evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi ujian matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 23 Kabupaten Tangerang dan melibatkan 8 siswa secara acak tanpa mengetahui kemampuan awal siswa. Instrument yang digunakan untuk memperoleh adalah angket untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi ujian matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan siswa terhadap ujian matematika sangat rendah. Kecemasan dalam tingkat yang rendah dan sedang berpengaruh positif terhadap penampilan belajar siswa, salah satunya dapat meningkatkan motivasi belajar. Karena kecemasan yang dialami siswa dapat dijadikan stimulus yang berguna bagi siswa itu sendiri. Menanamkan rasa percaya diri kepada siswa bahwa mereka bisa memahami dan menyelesaikan persoalan matematika serta menghilangkan prasangka negatif mengenai pelajaran matematika.
Copyrights © 2020