Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran keterampilan proses sains dan mengetahui hasil belajar siswa bahwa pembelajaran IPA dengan model keterampilan proses sains bervisi Salingtemas lebih efektif dibandingkan pembelajaran IPA dengan ceramah dan diskusi. Model keterampilan prosesĀ bervisi SalingtemasĀ efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat bahwa peningkatan hasil belajar sebelum dan setelah pembelajaran dengan menggunakan menggunakan model keterampilan proses sains bervisi Salingtemas diperoleh peningkatan pada kelompok eksperimen hasil pre test rata-rata sebesar 6.50 meningkat menjadi 7.75 pada hasil post test setelah pembelajaran dengan menggunakan menggunakan model keterampilan proses sains bervisi Salingtemas. Sedangkan pada kelas kontrol dengan model pembelajaran ceramah diperoleh hasil pre test sebesar 6.32 dan meningkat menjadi 7,25 pada post test setelah diberikan pembelajaran ceramah.
Copyrights © 2020