Vaksin measles rubella (MR) adalah vaksin hidup yang dilemahkan (live attenuated) berupa serbuk kering dengan pelarut, dengan dosis pemberian 0,5 ml dan cara penyuntikkan secara subkutan (sudut kemiringan penyuntikkan 45 derajat). Data survailans selama 5 tahun terakhir menunjukkan 70% kasus rubella terjadi pada kelompok usia < 15 tahun. Indonesia berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella atau kongenital rubella sindrom (CRS) pada tahun 2020. Strategi yang dilkukan adalah dengan pengadaan Kampanye Measles Rubella. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi dalam pemberian imunisasi measles rubella (MR) di SDIT ULUL ALBAB Di Wilayah Puskesmas Sumberjaya. Penelitian ini mengunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 254 responden dengan teknik pengambilan sampel mengunakan teknik sampling (acak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kondisi, keyakinan dengan keikutsertaan dalam pemberian imunisasi measles rubella (MR) dengan nilai P ? = 001 untuk kondisi dan nilai p? 0,00 untuk keyakinan. Dan yang tidak ada hubungan antara keikusertaan dengan pengetahuan (p ? = 0,521) dan peran tenaga kerja (p ?= 0,468 ). Persiapan kondisi kesehatan dan pemberian informasi yang tepat dan akurat akan dapat merubah keyakinan masyarakat akan dapat meningkatkan angka capaian Program Kampanye MR dimasa yang akan datang.
Copyrights © 2018