Jurnal Peternakan Tropika
Vol 7 No 2 (2019)

Pertumbuhan dan Produksi Rumput Axonopus Compressus, Stenotaphrum Secundatum, dan Paspalum Conjugatum pada Berbagai Level Biourin

Mertaningsih N. P. L. (PS. Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana)
N. N. Suryani (PS. Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana)
M. A. P. Duarsa (PS. Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2019

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi rumput Axonopus compressus, Stenotaphrum secundatum, dan Paspalum conjugatum pada berbagai level biourin. Penelitian dilaksanakan selama 12 minggu di Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola split plot. Faktor pertama (main plot/petak utama) adalah jenis rumput yaitu Axonopus compressus (R1), Stenotaphrum secundatum (R2) dan Paspalum conjugatum (R3). Faktor kedua (sub plot/anak petak) adalah perlakuan level biourin yaitu: tanpa biourin (B0), biourin 2000 l/ha (4 ml/4 kg) (B1), biourin 4000 l/ha (8 ml/4 kg) (B2), biourin 6000 l/ha (12 ml/4 kg) (B3). Dari faktor tersebut terdapat 12 unit perlakuan yang diulang sebanyak empat (4) kali sehingga terdapat 48 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, produksi dan karakterstik tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari jenis rumput berbeda nyata (P<0,05) pada variabel panjang tanaman, berat kering batang dan luas daun, tetapi berbeda tidak nyata (P>0,05) pada variabel jumlah daun, jumlah anakan, berat kering daun, berat kering akar, berat kering total hijauan, nisbah berat kering daun dengan berat kering batang, dan toop root ratio. Perlakuan pemberian level biourin berbeda nyata (P<0,05) pada semua variabel kecuali berat kering batang, berat kering akar, berat kering total hijuan dan toop root ratio. Dapat disimpulkan bahwa rumput Stenotaphrum secundatum memberikan respon pertumbuhan dan produksi tertinggi dibandingkan dengan rumput Axonopus compressus dan Paspalum conjugatum. Level biourin 6000 l/ha (12 ml/4 kg) cenderung lebih tinggi dalam memberikan pertumbuhan dan produksi rumput lokal. Tidak terjadi interaksi antara jenis rumput lokal dengan bebagai level biourin. Kata kunci: jenis rumput, level biourin, pertumbuhan, produksi

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

tropika

Publisher

Subject

Veterinary

Description

Jurnal Peternakan Tropika (JPT) was published by the Faculty of Animal Husbandry, Udayana University. Jurnal Peternakan Tropika (JPT) is published regularly, three times a year, in January-April, May-August, and September - December. Jurnal Peternakan Tropika (JPT) summarizes various manuscripts in ...