Remaja adalah peralihan antara masa anak-anak dan masa dewasa, yaitu antara 12-21 tahun. Pada masa remaja terjadi perubahan fisik,mental, dan sosial yang rentan terhadap perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja. Perilaku merupakan tanggapan atau reaksi individu yang terwujud pada gerakan atau sikap dan ucapan. Pengetahuan remaja mengenai seksual dan dampak dari seks bebas masih sangat rendah. Penelitian ini bersifat deskriptif korelaatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan yaitu mahasiswi kebidanan tingkat I dan II . Tehnik pengambilan sampel yaitu total populasi sebanyak 106 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Sebanyak 76 responden (71,7%) mempunyai pengetahuan cukup tentang kenakalan remaja, sebanyak 55 responden (51,9%) mempunyai sikap mendukung dalam menghadapi seks remaja, dan hasil analisa uji chi square p value = 0,536 (> 0,05) yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan remaja tentang kenakalan remaja dengan sikap menghadapi seks remaja. Tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan kenakalan remaja dengan sikap menghadapi seks remaja sehingga diharapkan mahasiswi mengupayakan peningkatan pengetahuan tentang kenakalan dan seks remaja, pemahaman agama dengan mencari informasi yang baik serta dapat memilih teman yang baik agar mempunyai sikap negatif untuk menghindari seks remaja. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Kenakalan Remaja, Seks Remaja
Copyrights © 2017