Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Vol 2, No 2 (2019)

LITERASI UANG ELEKTRONIK SEBAGAI PILIHAN GAYA HIDUP MASYARAKAT IBUKOTA DI ERA DIGITAL

Retno Dwi Sri Handayani (Unknown)
Mayang Salsabila Lubis (Unknown)
Sulistyo Anjar Wiranto (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2019

Abstract

Pengguna uang elektronik kini berasal dari berbagai kalangan seperti mahasiswadan pekerja yang biasanya mengincar promo dan diskon di dalamnya. Meningkatnya penggunaan, pasti diikuti pula dengan meningkatnya merchant-merchant yang mendukung pembayaran dengan uang elektronik sehingga hal tersebut mempengaruhi gaya hidup masyarakat yang menggunakannya, dan kami pun melakukan penelitian ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam untuk menggali informasi dari beberapa informan mengenai eksistensi uang elektronik sebagai pilihan gaya hidupnya dilihat dari segi kepercayaan, kenyamanan, fasilitas pelayanan, keamanan, pengetahuan, aktivitas, opini serta minatnya dalam menggunakan uang elektronik. Untuk menguji keabsahan data, digunakanlah teknik triangulasi sumber yaitu dengan menguji data dengan sumber yang berbeda-beda. Dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model Miles dan Huberman (Prastowo, 2012: 242) yang dapat melalui 4 proses yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uang elektronik sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi gaya hidupnya dan kami harap, ini dapat menjadi bahan literasi bagi masyarakat Ibukota tentang uang elektronik sebagai pilihan gaya hidupnya di era digital

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

OBORPENMAS

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal OBOR PENMAS dibangun untuk mengkombinasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang dapat memberikan kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan serta implementasi terhadap pendidikan masyarakat yang mencakup peadagogy, andragogy, penyuluhan dan pemberdayaan ...