Latar Belakang : Ketuban Pecah Dini adalah salah satu komplikasi yang penting dalam Obstetri berkaitan dengan penyulit kelahiran serta komplikasi-komplikasi lain pada ibu dan janin. Terdapat peningkatan kejadian Ketuban Pecah Dini di Di BLUD Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus selama 2 tahun terakhir sejak tahun 2016 hingga tahun 2017. Penyebab Ketuban Pecah Dini memiliki dimensi multifaktorial salah satunya adalah infeksi yang ditandai dengan adanya leukositosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Kadar Leukosit Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini di Ruang Cempaka BLUD Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus Palangka Raya . Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Hubungan Kadar Leukosit Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini di Ruang Kebidanan BLUD Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Metode :Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Observasional Analitik, yang menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di BLUD Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus Palangka Raya dengan populasi sebanyak 407 orang ibu hamil dengan Ketuban Pecah Dini. Sampel dalam peneltian ini berjumlah 202 responden yang dipilih menggunakan teknik Purpossive Sampling. Hasil : Berdasarkan tabel silang didapatkan 131 responden dengan kejadian KPD memiliki kadar Leukosit ≤12.000/mm3 dan 71 responden dengan kejadian Ketuban Pecah Dini memiliki kadar Leukosit >12.000/mm3. Hasil analisis bivariat menggunakan Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,000. Kesimpulan : Ada hubungan antara kadar Leukosit dengan kejadian Ketuban Pecah Dini Kata Kunci : Kadar Leukosit dan Ketuban Pecah Dini
Copyrights © 2018