Kebutuhan spiritual merupakan kebutuhan dasar setiap individu untuk mendapatkan keyakinan, harapan, dan makna hidup. Perhatian terhadap kebutuhan spiritual juga dapat dimanfaatkan oleh setiap orang baik sehat maupun sakit seperti pada pasien pasca stroke yang seringkali mengalami keterbatasan fisik, dan adanya efek psikologis terhadap kondisi cacat yang dialami. Seseorang yang mengalami penderitaan, stres berat atau penyakit kronis ketika dia telah berusaha maksimal dan tidak memperoleh hasil optimal dari usahanya, maka dia akan mencari kenyamanan dan kekuatan dari Tuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pemenuhan kebutuhan dasar spiritual pada pasien stroke pasca akut di ruangan Cempaka RSUD dr. Slamet Garut yang meliputi kebutuhan untuk memenuhi kewajiban agama (peribadahan) selama sakit, mengekpresikan makna hidup serta harapan terhadap penyakitnya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah empat informan dan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Hasil penelitian ini diperoleh empat tema yaitu: 1) mendekatkan diri kepada Tuhan, 2) menerima dengan ikhlas penyakit yang diderita, 3) berpikiran positif, 4) mempunyai harapan besar untuk sembuh. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk pihak pelayanan kesehatan mengenai pemenuhan kebutuhan spiritual sehingga perawat dapat memberikan intervensi asuhan keperawatan terutama pada pasien stroke dan sebagai dasar untuk merencanakan peningkatan asuhan keperawatan secara optimal.
Copyrights © 2019