Penelitian ini bertujuan: mengetahui faktor penyebab ketidakmampuan transfer belajar mahasiswa IKIP-PGRI Pontianak. Metode penelitian: deskriptif. Bentuk Penelitian: Studi Kasus (case study). Subjek penelitian 75 mahasiswa semester IV Tahun Akademik 2012-2013. Teknik pengumpulan data: teknik komunikasi langsung, komunikasi tidak langsung dan studi dokumenter. Alat pengumpul data: panduan wawancara, inventori dan dokumentasi. Analisis data: data kuantitatif dengan rumus persentase dan data kualitatif dengan teknik analisis interaktif model Miles and Huberman. Hasil penelitian: Kondisi faktor penyebab ketidakmampuan transfer belajar Mahasiswa yaitu: (1) Pada Subjek S12, dikarenakan faktor kemampuan intelegensi. (2) Pada Subjek S4 dan S9,dikarenakan faktor kemampuan intelegensi dan cara belajar. (3) Pada Subjek S1, S3, S6, S10, S11, S13, S16, dikarenakan faktor sikap belajar.(5) Berdasarkan keterbatasan peneliti, tidak ditemukan pada beberapa mahasiswa yaitu subjek kasus S5, S7, S14, , S17, S19, S20, S21, S22 faktor penyebab ketidakmampuan transfer belajar sebagaimana kondisi pada aspek penelitian. Diinterpretasikan faktor penyebabnya adalah terkait gaya belajar dan sistem evaluasi hasil belajar yang diselenggarakan oleh dosen mata kuliah. Saran Penelitian: (1) Program studi diharapkan dapat memfasilitasi kemampuan transfer belajar mahasiswa terutama penyusunan dan pengembangan kurikulum yang mempunyai relevansi antara mata kuliah dasar, teori dan praktek. (2) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Konseling diharapkan dapat menstimulasi dan memfasilitasi kemampuan transfer belajar mahasiswa terutama terkait pengembangan cara atau sikap belajar yang efektif dan efisien.
Copyrights © 2017