Kelerbatasan modal, pengelahuao dan .wnguasaan teknologi benani yangmasih rendah maupun kelerikalan pctani pada cam tenani secara tradisional,ketenediaan lahan untuk kegialan ~nanian yang semakin terbaras senaterkembangnya kondisi perekononlian menuju ekonomi induslri merupakan tantanganuntuk pengembangan seklor penanian. Agroindunri mcrupakan salah satu alternatifpemecahan masalah penanian agar penduduk di pedesaan dapat mempemleh urafhidup yang lebih baik. Agroindusrri merupakan kegialan penanian yang diorientarikanpada perminlaan pasar. Melalui agroinduslri diharapbn berbagai kegialan di pedesaana b n beckembang sebagai kondisi yang menandai munculnya diversilibsi pedesaansehingga lerjadi proses perluasan dan sern;lkin bervariasinya sumber pendapatan rumahlangga di pedesaan. Orientasi petani yang mengacu kepada nilai tambah pmdultsipenanian memberibn dampak pada perhaibn pendapatan di pedesaan.Taraf hidup yang semakin mcningkal dan daya beliyanp, semakin bail;menunlut perluasan pelayanan pemcnuhan kebuluhan yang semakin beraneka ragam.Kondisi demikian lentu saja memerlukan pcrbaikan sarana dan prasarana di pederaanyang mempunyai peranan penting pula unluk perkembangan agroinduslri. Di sampingitu divenilikasi pedesaan aka" lebih berkcmbang dengan lerbukanya hubungan denganwilayah lain. Namun demikian untuk mengrmbangbn pertanian di pedesaan ke dalamkondisi penanian agmindurlri memerluk:#n langbh pemecahan masalah yang cukuprumil. Mmgnngkal alam pikiran dan kullur pelani menuju sistem pnanian yang lebihmodern resuai dengan lunlulan kondisl pnanian agroinduslri n~asihh ams berhadapandengan kelerbalasan lasililas penanian modern yang umum dijunlpai di Indonesia.
Copyrights © 1997