Kemampuan guru SD Negeri Tonggara 01 UPTD Pendidikan Kecamatan Kedungbanteng dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) rendah, dari sejumlah 9 orang guru, 4 orang guru (44,44%) telah mampu menyusun RPP sendiri dan 5 orang guru (55,55%) guru tidak menyusun RPP sendiri. Dengan tidak menyusun RPP sendiri, kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif khususya penerapan pembelajaran kontekstual pun masih rendah. Maka implementasi pada PBM di kelas tidak efektif dan tidak sesuai dengan kondisi di SDN Tonggara 01 dan berdampak pula pada hasil belajar siswa yang kurang maksimal. Maka penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP dan peningkatan kemampuan guru dalam penerapan pembelajaran kontekstual melalui supervisi klinis. Demikian juga pada kemampuan guru dalam penerapan pembelajaran kontekstual terjadi peningkatan dari pra siklus memperoleh rata-rata nilai sebesar 81,8 meningkat sebesar (1,1) menjadi 82,9 pada siklus I, dan terjadi juga peningkatan sebesar (1,3) pada siklus ke II yaitu memperoleh nilai rata-rata sebesar 84,2.
Copyrights © 2013