Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V terhadap proses pembelajaran Bahasa Indonesia tentang “Mengidentifikasi unsur cerita pendek dengan metode Jigsaw. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif, dengan siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 orang secara heterogen dan bekerja sama saling ketergantungan yang positif dan bertanggung jawab atas ketuntasan bagian materi pelajaran yang harus dipelajari dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Kasimpar Kecamatan Petungkriyono semester 1 tahun pelajaran 2010-2011. Jumlah siswa 18 anak, terdiri dari 10 laki-laki dan 8 perempuan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, test dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pelaksanaan penelitian terdiri 2 siklus. Dari hasil tes formatif pra siklus nilai rata-rata baru 56,11 dan tingkat ketuntasan 27,78 % dari 18 siswa yang memperoleh nilai di atas 65 ada 5 siswa, sedangkan siklus I pencapaian nilai siswa di atas 65 mencapai 9 siswa (50 % ), rata- rata kelas mencapai 65,56. Pada akhir siklus II pencapaian nilai siswa di atas 65 mencapai 15 siswa, nilai rata- rata kelas mencapai 76,11 dan ketuntasan klasikal mencapai 83,33%. Dari hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa penerapan metode Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan memahami unsur-unsur cerita pendek, sehingga metode ini dapat dijadikan alternatif pilihan metode pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2013