Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok dan untuk mengetahui hasil layanan bimbingan kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode komparatif karena membandingkan antara kondisi awal, terjadinya peningkatan hasil siklus I dan siklus II . Pada siklus II diperoleh score pencapaian score motivasi belajar tinggi pada siswa sebanyak 8 orang ( 88,9 %) dan pencapaian score motivasi belajar sedang sebanyak 1 orang (11,1 %), dengan kondisi pelaksanaan layanan dalam kategori baik.
Copyrights © 2015